Tana Lia – Menyongsong tahun 2026, semangat mewujudkan swasembada pangan semakin gencar digaungkan di seluruh pelosok negeri. Salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program strategis nasional ini datang dari jajaran Kepolisian Sektor Tana Lia, Polres Tana Tidung.
Personel Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran proses penanaman hingga pertumbuhan komoditas pangan utama, khususnya jagung.Pada hari ini, personel Bhabinkamtibmas Polsek Tana Lia melakukan pengecekan mendetail ke sejumlah lahan jagung yang dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Kecamatan Tana Lia.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan agenda rutin untuk memantau langsung perkembangan tanaman serta berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi para petani di lapangan.Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah lahan pertanian disambut positif oleh anggota Poktan. Sambil meninjau kondisi tanaman jagung yang tampak mulai tumbuh, terjadi dialog hangat antara petugas kepolisian dan petani. “Kami ingin memastikan bahwa lahan-lahan ini dikelola dengan baik dan tanaman jagung tumbuh optimal.
Melalui pengecekan rutin ini, kita bisa mengidentifikasi masalah lebih dini, apakah itu terkait hama, irigasi, atau ketersediaan pupuk,” ujar salah satu personel Bhabinkamtibmas yang bertugas.Lebih lanjut, personel Bhabinkamtibmas menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh target swasembada pangan tahun 2026.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis masyarakat untuk menyukseskan program-program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Swasembada pangan adalah prioritas nasional, dan kami di tingkat polsek akan berupaya maksimal mengawalnya,” tambahnya.Melalui pendampingan aktif dari Bhabinkamtibmas, diharapkan Poktan di Kecamatan Tana Lia merasa semakin termotivasi dan didukung dalam menjalankan aktivitas pertaniannya. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para petani ini diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai kemandirian pangan, menjaga stabilitas harga, dan pada akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat luas.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian Bapak Bhabinkamtibmas. Dengan adanya dukungan dan pemantauan dari Polri, kami merasa lebih tenang dan bersemangat dalam bekerja. Kami berharap hasil panen jagung tahun ini bisa melimpah dan memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan daerah maupun nasional,” ungkap seorang perwakilan dari Poktan setempat.
Polsek Tana Lia memastikan bahwa kegiatan pemantauan dan pendampingan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Upaya kolektif ini merupakan wujud dedikasi tanpa henti untuk menjadikan impian swasembada pangan tahun 2026 bukan sekadar wacana, melainkan realitas yang dapat dinikmati bersama oleh seluruh masyarakat Indonesia.
