Tanjung Selor — Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus digencarkan personel Ditsamapta Polda Kalimantan Utara. Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara humanis dan dialogis, personel mengajak para remaja di Tanjung Selor untuk memahami bahaya narkoba sekaligus berani menolak segala bentuk penyalahgunaannya. (Selasa, 20 Oktober 2026)

Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi mengenai dampak narkoba terhadap kesehatan, pergaulan, lingkungan sosial hingga masa depan generasi muda. Para remaja juga diajak untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pertemanan serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif.
Direktur Samapta Polda Kaltara Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya, S.I.K., menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.
“Remaja adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Karena itu, kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar mereka memahami bahaya narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif,” ungkapnya.
Ia juga mengajak para remaja untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan menjadikan prestasi sebagai bagian dari perjalanan masa muda.
“Jangan pernah mencoba, karena sekali terjerumus dampaknya bisa merusak masa depan. Mari kita bersama-sama wujudkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang dekat dengan generasi muda, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah Tanjung Selor.





