
TRIBRATANEWS, MALINAU – Di tengah kumandang seruan suci bulan Ramadhan, Kepolisian Resor Malinau mengambil langkah tegas untuk menjamin kedamaian umat yang beribadah. Operasi Pekat yang digelar merupakan benteng pengamanan untuk memutus peredaran minuman keras (miras) ilegal yang rajalela di wilayah Kabupaten Malinau. Dalam sebuah tindakan yang terukur dan strategis, operasi ini berhasil membuahkan hasil dengan penyitaan ratusan botol dan kaleng miras dari berbagai merek, serta pengungkapan lebih dari satu ton miras oplosan yang siap edar pada hari Rabu (05/03).
Wakapolres Malinau AKP Alamsyah Nugraha, S.T.K., S.I.K., M.H. mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa dilakukannya Operasi Pekat adalah bagian dari upaya pencegahan dan penegakan hukum yang gencar dilakukan oleh kepolisian. “Kami ingin memastikan bahwa bulan suci ini berjalan dengan aman dan kondusif. Peredaran miras tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam ketertiban dan kesehatan masyarakat,” tegas Wakapolres Malinau.
Penyitaan yang cukup besar tersebut membagikan isyarat kepada seluruh elemen masyarakat tentang betapa seriusnya permasalahan miras oplosan yang telah menyusup ke dalam sendi-sendi kehidupan. Mengingat bahaya yang ditimbulkan, pelaksanaan Operasi Pekat tidak akan berhenti setelah pengungkapan ini. “Kami akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran miras, terutama di daerah-daerah rawan. Operasi ini akan berlanjut selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” janji yang dikemukakan oleh Wakapolres menegaskan komitmen Polres Malinau dalam penanggulangan miras ilegal.
Tak hanya mengandalkan kerja polisi, AKP Alamsyah Nugraha juga mengajak partisipasi publik untuk mendukung aksi mereka. Masyarakat diimbau untuk aktif mengawasi dan menginformasikan segala tingkah laku mencurigakan yang berkaitan dengan miras ilegal. “Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra polisi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Malinau,” imbuhnya.
Respon dari masyarakat dan tokoh agama setempat pun mengalir berkat Operasi Pekat ini. Ekspektasi mereka terhadap terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tenang selama Ramadhan, serta pengamanan Idul Fitri, semakin besar dengan adanya aksi nyata dari Polres Malinau. Kepolisian pun mendapatkan pujian atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan masyarakat Ramadhan dan menguatkan kerjasama masyarakat kepolisian.

Kesungguhan dalam menjalankan operasi ini merupakan wujud nyata dari kepedulian Polres Malinau terhadap keamanan dan kenyamanan umat yang sedang beribadah di bulan yang suci ini. Dengan langkah-langkah preventif semacam ini, diharapkan keberkahan Ramadhan bisa benar-benar dirasakan tanpa terganggu oleh hal-hal yang dapat mengurangi kesuciannya, khususnya yang berkaitan dengan peredaran miras ilegal di daerah mereka.
