TRIBRATANews, Nunukan – Kapolsek Sebuku bersama personel Polsek Sebuku dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Tulin Onsoi melaksanakan kegiatan pemanenan jagung pipil kuartal II tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat swasembada pangan di wilayah Kabupaten Nunukan. Senin (27/04/2026).
Pelaksanaan panen ini dilakukan berdasarkan arahan dan petunjuk Karo SDM Polda Kaltara Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. Arahan tersebut menekankan pentingnya kesiapan lahan serta keberhasilan proses penanaman sebagai bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung program swasembada pangan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari dukungan Polri terhadap sektor pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah yang menjadi bagian dari strategi nasional.
Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polsek Sebuku bersama PPL Desa Tulin Onsoi dalam kegiatan panen jagung pipil.
Beliau menegaskan bahwa “Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan. Kegiatan panen ini adalah bukti nyata komitmen Polri untuk bersinergi dengan instansi terkait, memastikan kesiapan lahan, serta mendukung keberhasilan swasembada pangan di Kalimantan Utara.”
Melalui kegiatan panen jagung pipil kuartal II tahun 2026 ini, Polsek Sebuku bersama PPL Desa Tulin Onsoi menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergitas yang terjalin antara Polri dan instansi terkait diharapkan mampu memperkuat swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi contoh kolaborasi positif di Kabupaten Nunukan.
Dengan arahan Karo SDM Polda Kaltara Kombes Pol. Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA, kegiatan ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan sektor pertanian demi tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
