TARAKAN – Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah kembali ditunjukkan personel Direktorat Polairud Polda Kalimantan Utara melalui kegiatan Bakti Sosial “Polairud Peduli, Polisi Penolong”, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 WITA tersebut menyasar masyarakat yang menjadi korban musibah kebakaran di wilayah RT 16 Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, tepatnya di kawasan belakang BRI, Jalan Gajah Mada, Kota Tarakan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Binmasair Ditpolairud Polda Kaltara menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai sebanyak 7 koli kepada masyarakat yang terdampak kebakaran dengan jumlah 99 KK dan 8 rumah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Penyerahan bantuan turut dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama pihak Kelurahan Karang Rejo. Lurah Karang Rejo, Bapak Sugeng, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Ditpolairud Polda Kaltara atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warganya.
Selain memberikan bantuan, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
Personel mengingatkan warga untuk memastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman setelah digunakan, tidak menggunakan instalasi listrik yang tidak layak, serta menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun kegiatan lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran tanpa pengawasan.
Dirpolairud Polda Kaltara, melalui Ps. Kasi Patwalair Iptu M. Adhi Utomo mengatakan,
“Kami memberikan bantuan sederhana ini dan berharap bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. Kami tidak hanya hadir ketika ada gangguan keamanan, tetapi juga harus hadir untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujarnya
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dengan penggunaan listrik, kompor, maupun sumber api lainnya. Kalau melihat ada potensi yang bisa menyebabkan kebakaran, jangan dibiarkan dan segera dilakukan langkah pencegahan,” tambahnya.
Kegiatan “Polairud Peduli, Polisi Penolong” tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan serta kepedulian dengan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Ditpolairud Polda Kaltara berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, terutama dalam menghadapi musibah yang dapat terjadi sewaktu-waktu.




