Nunukan – “Operasi Ketupat Kayan 2025”, yang telah menjadi fokus kegiatan Polres Nunukan dalam rangka menyambut momen mudik Lebaran tahun ini, resmi berakhir pada tanggal 8 April 2025. Operasi yang diselenggarakan secara yearly ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya para pemudik yang menikmati hari-hari istimewa bersama keluarga tercinta.
Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, representasi beliau AKP Adek Taufik, Kasat Lantas Polres Nunukan, menyatakan kepuasan atas berlangsungnya Operasi Ketupat terbaru tanpa hambatan yang berarti. Pernyataan “Operasi sudah kita tutup, alhamdulillah secara umum semuanya berjalan dengan aman dan lancar,” menegaskan rasa syukur atas kondisi nyaman yang dirasakan oleh pengguna jalan selama periode mudik Lebaran di Nunukan.
Beliau turut berbagi data yang tercermin dari hasil patroli kepolisian Nunukan, menyatakan bahwa ada 225 pengemudi menerima teguran lisan selama operasi. Tindakan ini berperan sebagai salah satu bentuk pencegahan kecelakaan dalam Ops Ketupat. Rincian pelanggaran yang paling sering adalah penggunaan helm yang tidak sesuai standar, yang mendominasi dengan jumlah 126 kasus. Tidak ketinggalan, masalah lain seperti berkendara dibawah umur dan penggunaan handphone saat berkendara, juga menjadi perhatian serius petugas.
Indikator utama kesuksesan operasi ini adalah angka kecelakaan lalu lintas yang mencapai titik nol. “Untuk kecelakaan lalu lintas nihil. Kita tidak ada mengeluarkan laporan polisi,” ungkapan ini memastikan bahwa sinergi TNI dan Polri dalam Ops Ketupat, bersama dengan upaya preventif lainnya, telah berhasil mencegah timbulnya korban akibat kecelakaan di jalan raya selama periode yang sibuk ini.
Lebih lanjut, ditegaskan oleh AKP Adek bahwa kegiatan preventif telah dijalankan untuk menjaga keteraturan lalu lintas dan mengawal arus mudik dan balik, dengan jumlah pengaturan lalu lintas sebanyak 394 kali dan penjagaan hingga 129 kali. Ini menunjukkan komitmen penuh dari kepolisian dalam menjamin kelancaran dan keselamatan berkendara saat mudik.
Perencanaan dan komunikasi yang efektif merupakan faktor penting dalam Persiapan mudik lebaran Nunukan, di mana petugas telah berupaya sebelum bulan Ramadan untuk melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan terhadap masyarakat. “Karena sebelum memasuki bulan suci Ramadan, arus mudik dan arus balik kita bersama dengan instansi terkait sudah gencar melakukan upaya pencegahan termasuk sosialisasi kepada masyarakat,” jelas Adek.
Berakhirnya operasi tahun ini diiringi dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Keterlibatan aktif TNI, Polres Nunukan, dan berbagai instansi lainnya dalam operasi ini telah membuahkan hasil yang sangat positif dan memuaskan. Pesan yang disampaikan terakhir kepada masyarakat Kabupaten Nunukan adalah untuk terus menjaga kedisiplinan dalam lalu lintas Nunukan dan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Laporan pelanggaran lalu lintas Nunukan yang menunjukkan angka yang mengesankan tahun ini adalah bukti konkret bahwa Operasi Ketupat Kayan 2025 telah menjadi contoh sukses dalam mewujudkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman. Refleksi atas operasi ini akan menjadi fondasi penting bagi penyelenggaraan operasi di masa yang akan datang, dengan harapan terus mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
