TANJUNG SELOR – Panen raya Padi Gogo yang menjadi bukti langkah nyata dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Panen raya yang diadakan di Desa Pejalin, Kecamatan Tanjung Palas pada Rabu, 9 April 2025, ini menjadi peristiwa yang sangat penting bagi perkembangan pertanian setempat.
Panen yang meriah ini merupakan kerja sama antara petani lokal, Pemerintah Kabupaten Bulungan, dan dukungan dari Polri serta TNI yang terlibat langsung dalam pertanian. AKP Ma’at, Kabag SDM Polresta Bulungan, hadir mewakili Kapolresta Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., mengungkapkan dukungan lembaganya. “Kami dari Polresta Bulungan tentu mendukung penuh segala program yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Ma’at.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, yang turut serta dalam acara panen, tidak menyembunyikan rasa bangganya atas keberhasilan ini. Berbicara di depan para petani dan undangan, beliau menyatakan, “Hari ini kita panen sekitar 5 hektare dari total 29 hektare yang ditanam. Produksi mencapai 3,6 ton gabah kering per hektare.”
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, juga menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku pertanian. “Potensi Padi Gogo ini besar sekali. Kita akan dorong bantuan pertanian terus mengalir ke wilayah-wilayah yang punya komitmen seperti ini,” ujar Ingkong Ala.
Untuk menjamin tertampungnya hasil pertanian, Pemerintah Kabupaten Bulungan telah mengambil langkah konkret. “Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar tahun ini untuk memastikan seluruh hasil panen petani kita tidak sia-sia. Kami ingin hasil tani Bulungan menjadi raja di rumah sendiri,” kata Bupati Syarwani dengan tegas.
Pembudidayaan Padi Gogo, varietas lokal yang telah turun-temurun dijawarkan di lahan kering, menunjukkan kemampuan adaptasi dan ketekunan petani setempat. Melalui teknik budidaya yang sesuai, kesuburan dan produktivitas pertanian Bulungan terus meningkat. Hal ini berkontribusi tidak hanya kepada ketahanan pangan nasional tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan membuka wawasan tentang potensi investasi pertanian pemerintah daerah.
Panen raya ini membuktikan bahwa sinergi TNI-Polri dan pertanian, dukungan Pemerintah Daerah, serta kerja keras kelompok tani sukses Bulungan seperti Kelompok Tani Bintang Kakao Pejalin, dapat menjadi katalis untuk upaya swasembada pangan. Acara panen tidak hanya menjadi ajang selebrasi hasil kerja keras tetapi juga meneguhkan semangat kolektif untuk secara aktif mengolah sumber daya alam yang ada guna keberlanjutan dan kedaulatan pangan yang kita impikan.
