Tarakan, Kalimantan Utara — Menjelang puncak acara Iraw Tengkayu ke-14 tahun 2025 yang akan digelar pada Minggu, 12 Oktober 2025 di Pantai Amal, Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kota Tarakan agar senantiasa mengutamakan keselamatan pribadi dan menjaga ketertiban bersama selama prosesi adat berlangsung.
Dalam keterangannya, Kapolres Tarakan menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Iraw Tengkayu dan menyebutkan bahwa Polres Tarakan telah menyiapkan sekitar 200 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Tarakan yang akan menyaksikan prosesi penurunan Padau Tujuh Dulung agar selalu menjaga keselamatan diri dan orang lain, serta bersama-sama menjaga ketertiban. Mari kita sukseskan acara budaya ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan kebersamaan,” ujar AKBP Erwin Manik.
Iraw Tengkayu merupakan pesta adat masyarakat Tidung yang menjadi ikon budaya Kota Tarakan. Acara ini merupakan bentuk ungkapan syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan, serta doa agar masyarakat senantiasa hidup dalam kedamaian dan kemakmuran.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penurunan Padau Tujuh Dulung, yaitu perahu hias yang secara simbolis dilarungkan ke laut sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan leluhur. Prosesi ini selalu menjadi daya tarik utama dan menyedot perhatian ribuan warga setiap tahunnya.
Lebih dari sekadar perayaan, Iraw Tengkayu menjadi sarana pelestarian budaya dan pemersatu masyarakat lintas suku dan agama di Tarakan. Menutup keterangannya, Kapolres Tarakan menyampaikan harapan dan ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut.
“Saya, AKBP Erwin Manik, Kapolres Tarakan, mengucapkan selamat merayakan Iraw Tengkayu ke-14 tahun 2025 kepada seluruh masyarakat Kota Tarakan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan. Mari kita lestarikan budaya, perkuat persatuan, dan jaga keamanan bersama demi Tarakan yang semakin maju dan harmonis,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan budaya, Iraw Tengkayu diharapkan menjadi momentum memperkuat jati diri masyarakat Kota Tarakan serta mempererat tali silaturahmi di antara seluruh elemen masyarakat.





