TARAKAN, Minggu 20-09-2026 — Mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan wisata bahari, Ditpairud Polda Kaltara beserta Satpolairud Polres/Ta Jajaran memperkuat patroli dan pengamanan di sejumlah objek wisata pesisir Kalimantan Utara.
Kehadiran personel di lokasi wisata tidak hanya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memastikan para pengunjung dapat menikmati suasana liburan dengan aman dan nyaman. Personel turut melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat serta memberikan imbauan agar pengunjung tetap berhati-hati saat berada di kawasan pesisir.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah potensi gangguan Kamtibmas maupun kejadian yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Terlebih, kawasan wisata bahari memiliki karakteristik tersendiri karena bersinggungan langsung dengan wilayah pantai dan perairan.
Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud menyempatkan diri berkomunikasi dengan masyarakat dan pengunjung. Petugas mengingatkan agar masyarakat menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar pantai, serta memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar.
“Menurut saya bagus sekali kalau ada polisi yang patroli di tempat wisata seperti ini. Kita jadi merasa lebih aman, apalagi kalau membawa anak-anak. Polisi juga tadi menyampaikan supaya tetap hati-hati dan mengawasi anak saat bermain. Jadi kami sebagai pengunjung merasa diperhatikan dan lebih nyaman menikmati liburan,” ujar Andi Aswan salah seorang pengunjung Konservasi Mangrove Tarakan,
Kehadiran personel di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan rasa aman secara langsung. Pola patroli dialogis di wilayah pesisir juga sejalan dengan kegiatan Satpolairud yang secara rutin memberikan imbauan Kamtibmas dan keselamatan kepada masyarakat pesisir.
Melalui pengamanan yang dilakukan secara humanis dan preventif, Satpolairud Polres Tarakan terus berupaya menghadirkan sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, sehingga kawasan wisata bahari dapat menjadi ruang rekreasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengunjung.





